Kiss The Rain

Thursday, 19 December 2013

Fachri bin Fachrizal


  Wahai diary , aku merinduinya . Merindukannya setiap detik dan saat . Merindukan kenakalannya . Merindukan pandangan sayunya . Merindukan gurauannya . Merindukan kasih sayangnya . Dia pergi meninggalkan aku kerana terlibat dalam kemalangan jalan raya . Meninggalkan aku buat selama-lamanya . 

   Terus pergi jauh dengan membiarkan aku menangis tanpa bisa menyeka air mata yang jatuh dari tubir mata . Jauh dia pergi meninggalkan aku ke suatu tempat yang tak akan pernah mengizinkannya untuk kembali ke dunia ini lagi . Meninggalkan kenangan buat aku . Kenangan manis yang akan sentiasa tersemat dalam sanubari ini . Salahkah aku untuk merinduinya ?

   Al-Fatihah yang mampu aku kirimkan untuknya . Al-Fatihah ini tanda aku mengingatinya . Al-Fatihah ini juga tanda aku masih setia menjadi sahabatnya . Masih setia mengingati kenangan terindah . Masih setia merinduinya . Masih setia menyayangi sahabat aku yang seorang itu . Masih dan masih . 

   Aku yakin di luar sana ada yang senasib denganku . Kehilangan insan yang bermakna dalam hidupnya . Ini takdir Dia . Takdir yang tak akan pernah bisa diubah oleh sesiapa melainkan atas kehendak-Nya . Dengan meratapi pemergian mereka , tak akan pernah bisa membuat mereka kembali tersenyum di sisi . Dengan meratapi pemergian mereka , tidak akan pernah bisa menghadirkan tawanya di saat sepi .

   Aku yakin dan pasti , hanya satu yang dapat kita lakukan untuk insan yang kita sayangi . Mendoakan dan terus mendoakan kesejahteraan mereka di alam yang satu lagi . Sempat aku tulis satu puisi untuk sahabatku , Fachri bin Fakrizal yang telah pergi meninggalkan aku sejak 5 tahun yang lalu .




Gelapnya langit petang ini ,

Cuaca mendung yang menggambarkan perasaanku saat ini , 

Aku ditenggelami air mata tanpa ada kau yang menyeka air mata ini , 

Menangis merindukan sahabat yang telah lama pergi ,

Sayu rasa hati ini ,

Mengenangkan kenakalannya dahulu ,

Kenakalan yang membuat hatiku sedikit terusik , 

Apa yang sedang kau lakukan di sana ?

Aku di sini baik sahaja ,

Rinduku dengan kenakalanmu ,

Rinduku dengan gurauanmu ,

Rinduku dengan pandangan sayumu ,

Rinduku dengan tawa riangmu ,

Rinduku mendengar ejekan darimu ,

Rindu kerana terlalu rindu ,

Duhai sahabat yang selaluku sapa Fachri ,

Tenanglah kau di sana . 




                                                                                                Sahabat yang merindukanmu :')
                                                                                             

Sunday, 1 December 2013

THIS IS ME !

                                                         UNPREDICTABLE .

     Ya . That's me . Itulah diri aku yang sebenar . Aku sukar dijangka . Dalam sekelip mata aku boleh berubah . Berubah dari segi sikap . Dalam masa seminit , perasaan gembira tu boleh berubah kepada perasaan yang memilukan . Ketawa aku boleh berubah kepada tangisan . Hal itu berlaku kadangkala tanpa aku sedar apa puncanya .


     Aku yakin dekat luar sana pun mesti ramai yang macam nie . Tapi tak tahulah kalau dalam dunia nie , aku seorang sahaja yang berperasaan macam tu . Bila perasaan tu muncul , aku harap sangat seseorang yang aku sayang , datang tanpa aku minta . Datang tanpa aku beritahu tentang perasaan sedih yang menyerbu dalam diri ini . Tapi ianya takkan pernah terjadi . Aku sedar itu semua hanya angan-anganku semata-mata .


     Bila perasaan tu menyerbu , aku ingin seseorang yang aku sayang tanya " Azie , kau okay ke ? " . Walaupun jawapan yang aku akan berikan adalah " Aku okay " , aku berharap sangat dia akan duduk disebelah aku dan temankan aku . Sebab dia tahu aku dalam keresahan . Masih ada ke orang macam tu ? Bila aku sedih , aku rasa macam nak jerit biar satu dunia dengar . Tapi hal itu tak mungkin berlaku  . Aku hanya mampu menangis dan menangis .


     Ya . Aku memang nampak brutal dari segi luaran . Dalaman aku siapa yang tahu ? Allah saja yang tahu . Semua yang aku rasa Allah tahu . Aku hanya mampu mengadu kepada Allah . Sungguh Allah saja yang Maha Mengetahui hati ini . Kadang-kadang aku sedih bukan sebab orang lain , tapi sebab diri aku sendiri . Kadangkala aku menangis semalaman tanpa aku ketahui apa puncanya . Apa penyebabnya .


     Ya Allah , sesungguhnya rasa ini Engkau yang titipkan . Jika ini ujian untukku , tabahkan hatiku untuk mengharungi semua ini . Wahai Tuhan yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengasihani , kasihani diri ini . Aku hanya hamba-Mu yang lemah lagi hina . Ya Allah , sungguh Engkau mengetahui segala-galanya . Berikanlah sedikit ketenangan dalam diri ini . Biarkan aku terus ketawa dan tersenyum dihadapan orang-orang yang aku sayangi tanpa mereka ketahui apa yang aku alami .